Sindikat Para Ibu-ibu Pencopet di Tanggerang Sudah Beraksi Lebih dari 50 Kali

TanggerangPolda City Jaya meringkus 3 emak-emak yaitu YR, WM dan RH. Mereka ditangkap lantaran berkomplot untuk mencopet di sekitaran pasar dan mal di kawasan Tangerang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan komplotan ini kerap beraksi di tempat keramaian seperti pasar atau mal. Mereka beroperasi sejak tiga tahun lalu.

"Mereka sudah melakukan, keterangan awal 3 tahun lalu sudah 50 kali lebih copet di tempat keramaian. Mereka sama-sama bergerak untuk mengalihkan dari korban," kata Yusri kepada wartawan, Kamis (19/8).

Yusri mengatakan sejauh ini belum mengetahui berapa keuntungan yang sudah mereka kumpulkan dari kejahatan itu. Karena waktu operasi komplotan ini yang sudah lama.

"Itu harus pelan-pelan karena sudah 50 kali lebih, jadi tergantung mujurnya dia hari itu. (Hasil) dibagi-bagi dan dipakai untuk kehidupan sehari-hari," kata Yusri.

"Jadi belagaknya sama kaya pengunjung lain, pakai jilbab juga pakai pakaian muslim, yang menentukan sasaran saudari YEAR kemudian nanti melakukan peran masing-masing," kata Yusri.

Aksi terakhir mereka terjadi pada 14 Agustus 2021 di Market City, Tangerang Selatan. Di sana mereka berhasil mengambil HP Samsung Keep in mind 10+ seharga Rp 7,5 juta dari seorang pengunjung.

Sial aksi itu terekam CCTV, korban lalu melaporkannya ke polisi. Aparat kemudian menciduk para tersangka pada 16 Agustus 2021.

Dalam kasus ini polisi juga menciduk suami YEAR, RJ yang kerap mengantar jemput komplotan itu saat beraksi. Selain itu polisi juga menangkap seorang penadah barang curian berinisial SS.

Pelaku penadahan dijerat dengan Pasal 480 KUHP. Sementara tersangka lainnya dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Seorang Pria di Keroyok Diduga Pencuri Hingga Meninggal 5 Orang Warga di Tangkap Polisi

Seorang Pria Dituduh Menghina Nabi di Sri Lanka Dipukuli Massa Hingga Tewas

Beberapa Fakta Menarik Angelo Alesio, Eks Asisten Conte yang Kini Menjadi Pelatih Persija