Karena Nafsu Syahwat, Sopir Dan Kenek Truk Pasir di Serang Berujung Maut
Serang - Kepolisian Resor (Polres) Serang menangkap dua pelaku pembunuhan wanita
yang jasadnya ditimbun pasir di Kampung Maja Nagih, Desa Julang,
Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang. Pelaku nekat menghabisi korban yang
menolak melayani nafsu bejat keduanya.
Dua pelaku yang diamankan adalah HH (34) dan MH (29 ), warga Kelurahan
Kiara, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kedua pelaku diketahui
merupakan sopir dan kenek truk angkutan pasir.
Diketahui, korban menaiki truk pelaku karena minta diantar pulang ke rumahnya di wilayah trondol Kota Serang.
"Method operandinya karena birahi. Korban dipeluk dicium olek kenek (di
atas truk). Kemudian korban berteriak, spotan kedua tersangka langsung
membekap mulut korban. Kurang lebih dua puluh menit. Setelah itu korban
tidak bernapas," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono, Rabu (4/8).
Setelah korban meninggal dunia, kedua pelaku kemudian membungkus tubuh
korban dengan karpet yang didapat dari pinggir jalan. Jasad korban
selanjutnya disimpan di bak truk dan pelaku melanjutkan perjalanan ke
lokasi penambangan pasir di wilayah Cilegon.
"Jasad korban yang sudah dibungkus karpet oleh kedua pelaku disimpan di
dalam bak truk. Setelah itu, keduanya melanjutkan perjalanan ke wilayah
Cilegon untuk mengambil pasir melalui gerbang tol Serang Timur. Di
lokasi penambangan, jasad korban tertimbun pasir," jelasnya.
Setelah mendapatkan pasir, keduanya menuju ke lokasi pemesan. Sekitar
pukul 06.00 WIB, pelaku tiba di Kampung Maja Nagih dan menurunkan pasir.
Saat pasir diturunkan, jasad korban juga ikut terkubur namun ada
sebagian yang terlihat.
"Mayat korban yang tertimbun pasir diketahui 2 hari kemudian," terangnya.
Polisi masih kesulitan mendapatkan identitas korban karena saat
ditemukan kondisinya sudah membusuk dan sidik jari dalan keadaan rusak.
"Saya berharap masyarakat yang merasa kehilangan salah satu anggota
keluarganya maupun yang mengenali korban, segera lapor ke kantor polisi
terdekat atau langsung ke Mapolres Serang," ujarnya.
Komentar
Posting Komentar